Teruntuk Saudari Saudariku Yang Belum Menikah

Teruntuk saudari-saudariku yang saat ini belum menikah dan merasa tidak nyaman dengan kondisi ini.Common sista, keep smile n be happy!!! Cinta akan datang dengan sendirinya ketika diri kalian penuh dengan cinta. Yang pertama dan utama adalah cintai diri kalian dengan sepenuh hati. Jangan membenci diri sendiri (karena sama saja dengan membenci Tuhan). Jangan melabeli diri sendiri dengan segala sesuatu yang buruk (apapun itu). Jangan pernah menyalahkan diri sendiri dengan berlebihan. Cintai dirimu sendiri sebagaimana kau ingin dicintai orang lain.

Yang kedua adalah cintai orang lain sebagaimana kau mencintai dirimu sendiri. Gemarlah menolong orang lain. Penuhi hajat / keperluan orang lain semampunya. Jadikan diri sendiri selalu bermanfaat bagi orang lain. Buatlah semakin banyak orang yang bersyukur atas keberadaanmu di dunia ini.

Jika kalian melakukan kedua hal di atas dengan proporsional, maka percayalah…Kau akan bersinar dengan indahnya. Kau akan terlihat semakin cantik. Kau akan dipenuhi rasa cinta baik cinta dari diri sendiri maupun dari orang lain. Kalau sudah begitu, siapa yang sanggup menolak pesonamu?

Apapun yang terjadi sekarang PASTI merupakan jalan yang terbaik. Tetap berdoa, mohon petunjuk dan berikhtiar dengan usaha terbaik (jangan pernah ragu-ragu minta bantuan orang lain untuk dicarikan calon suami karena ini juga salah satu bentuk ikhtiar). Jalani hari-hari dengan penuh rasa syukur, penuh rasa cinta dan penuh rasa gembira. Jika belum bisa, berusahalah dengan keras! Masih belum bisa, paksalah! Masih belum bisa juga, pura-puralah! Yang penting adalah kemauan untuk berubah, berproses dan terus berproses untuk menjadi pribadi yang lebih baik.

Renungkanlah…Ketidaknyamanan perasaan kalian (karena belum menikah) ini disebabkan apa? Gunjingan tetangga, keluarga dan teman-teman? Rasa iri melihat teman-teman sudah pada menikah atau bahkan sudah punya anak? Merasa tidak mampu menghadapi problem kehidupan kemudian merasa membutuhkan pasangan hidup? Semua itu adalah refleksi dari rasa tidak percaya diri.

Katakan pada diri sendiri dengan lantang dan penuh rasa perca diri..”Aq belum menikah, so what? Aku memiliki segudang kelebihan. Aq memiliki keluarga dan teman-teman yang menyayangiku. Aq menikmati hidup ini meskipun belum menikah. Bukannya aq sengaja membuat diriku belum menikah. Bukan aq yang berkuasa atas diriku. Aq percaya pada Tuhanku. Aq yakin Dia selalu memberiku jalan yang terbaik dalam hal apapun. Hidup di dunia ini hanya sekali, harus aq nikmati kan?”

Mungkin ada beberapa orang bernada skeptis yang mengatakan kalo tulisanku terlalu naif, terlalu over optimis atau terlalu mengada-ada. Well, believe it or not, aq sudah mempraktekkannya. Aq menikah pada tanggal 4 Nov 2008 di usia yang ke-26 dengan seorang pemuda yang tidak pernah aq kenal sebelumnya. Kami tidak pacaran. Kami dipertemukan (dengan bantuan teman Alm. Ayahku) pada bulan Sept 2008 dan 2 bulan kemudian kami menikah. Pada pertengahan tahun 2007 aq membuat target bahwa maksimal Des 2008 aq akan menikah dengan seorang pemuda yang memiliki 12 ciri-ri yang aq inginkan (tulis di sebuah buku dengan kata-kata..”Aq ingin dapat suami yang sholeh, tetap berpenghasilan, humoris…). Alhamdulillah targetku tercapai dan suamiku memiliki 9 ciri-ciri yang aq inginkan.

Semoga bermanfaat.

Posted on Juli 12, 2011, in Berita. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s